Superhero tanpa wanita, Ada Ka?!
Jumat, 18 Januari 2008
Pertanyaan ini saya ajukan dalam dunia film. (Ada ka? Bukan adakah? Ada ka adalah logat Makassar buat kata adakah. Mirip saja, tapi ini menjadi ciri khas). Meskipun beberapa film terinspirasi dari dunia nyata. Dari beberapa film action, sebaik dan seganas apapun aktingnya. Namun, tanpa wanita, film tak akan pernah menjadi menarik. Ini adalah tren saat ini. Mungkin karena - menurut Amir - saat ini adalah zaman romantisme. Semua selalu dihubungkan dengan cinta. Jadinya, tak ada sesuatu yang pernah bisa dilepaskan dari ini.Ambil saja beberapa contoh film :
SPIDERMAN : Tokoh yang satu ini memang dalam akhir ceritanya pada sekuel yang kemarin akhirnya menyatakan memilih karir di bidang superhero-nya ketimbang cerita cinta, namun di awal cerita hingga seperempat terakhir, keguncangan dalam hidupnya terjadi karena wanita. RJ. Pacarnya yang ternyata juga disenangin oleh temannya sendiri akhirnya begitu mengguncang cintanya. Kau hancurkan hatiku, kau redupkan lagi, kau hancurkan hatiku tuk melihatmu...
SUPERMAN : Yang ini juga gitu. Tak ada satu pun episode yang membuatnya mampu bertenaga tanpa support dari wanita idamannya. Bahkan sempat terjadi adegan penyanderaan sang pacar. Dan ini adalah tips terbaik untuk mengguncang hati penonton. Seperti dalam SEMUA trik yang dilakukan oleh SANJAI DUT dalam semua film india-nya.
FANTASTIC FOUR : Juga begitu.
HULK : Apalagi
THE LORD of THE RING : Juga
*Kok dah gak ingat film yang lain ya? ;-). Satu-satunya film tanpa cinta wanita adalah THE BOURNE ULTIMATUM. Itu pun terjadi karena Bourne, bintang utamanya, telah dicuci otaknya, sehingga ia lupa semua masa lalunya*Yang jelas, setiap kali Anda menonton film, jika yang membuat film itu orang normal, maka akan selalu ada peranan wanita dalam adegan kepahlawanannya. Meskipun yang dilawan adalah robot, alien, siluman, atau binatang. Sebenarnya semua adalah tentang wanita.
Hikmah apa yang dapat kita ambil? Ya ... tepat. Wanita memiliki peranan yang sangat kuat dalam setiap keberhasilan sang pahlawan. Ini adalah fitrah dari Tuhan. Para Nabi, para Rasul dan para Ulama selalu punya GIRL POWER di belakang aksi mereka. Adam punya Hawa. Musa punya istrinya. Muhammad punya Khadijah dan Aisyah. Soekarno punya Fatimah. Soeharto punya Bu'Tien. Dan semua dari mereka memiliki kekuatan cinta yang tak pernah dapat dikalahkan. Masalahnya hanya terletak pada spirit. Wanita memang mungkin tidak punya daya dalam masalah power secara fisik, tapi bukankah inner support justru lebih memiliki daya booming yang lebih besar dari segalanya? Ketika cinta sudah melekat dalam hati, kita selalu berkata : Bukit kan kudaki, lautan kuseberangi ... Tapi ketika itu semua tak ada, jangankan untuk menyeberangi sungai, menyeberang jalan saja kita bisa tertabrak mobil. Akibat ketidakfokusan kita dalam berfikir. Bagi Anda yang pernah jatuh cinta, pasti akan bisa merasakannya. Tapi, jika anda belum merasakan cinta. Segera temukan. Karena cinta adalah sumber kekuatan terbesar dalam hidup. Hihi... Yakin!
Aku sudah buktikan kok! Segera! Segera! Sebelum kehabisan.
posted by Abied @ 21:45,
![]()

