Tertawalah, sebelum ...
Sabtu, 26 Januari 2008
Beberapa hari ini kuperhatikan tetangga kamarku selalu tertawa terbahak-bahak. Mungkin karena beberapa teman mereka selalu datang dan menginap di kamar tetanggaku ini. Kadang, jika malam telah larut, ada kejengkelan tersendiri karena mereka tertawa seperti baru melihat dunia yang ceria. Aku hanya bisa diam, dan menyimpan rasa kesal di dalam hati. Apalagi ketika mereka dalam selingan tawa mereka ada teriakan-teriakan yang khas. Tertawalah, sebelum aku berlaku jahat pada kalian. Tertawalah, sebelum ada orang yang memecahkan kaca kamar kalian. Tertawalah, sebelum aku ganti menertawai kalian. Tertawalah, sebelum ajal menjemputmu. Tertawalah, sebelum datang kepedihan kepadamu. Tertawalah, karena tawa dapat mengurangi stress dalam hidup. Tertawalah, karena tawa dapat menampakkan kemudaanmu. Dan tertawalah, karena tawa yang baik akan menjaga kesehatanmu. Tapi tolong, jangan menggangguku dengan tawamu ketika malam telah larut, dan aku harus beristirahat. Karena esok, aku harus menghadapi dunia yang lebih keras. Karena esok, aku harus bangun pagi untuk shalat shubuh, dan karena esok aku harus menghadapi hari yang baru. Selamat tertawa!

posted by Abied @ 16:24,
![]()

